Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari)

Kanker payudara dapat menyerang siapa saja tidak pandang usia dan golongan, wanita bahkan pria. Kanker payudara menduduki peringkat kedua setelah kanker leher rahim di antara kanker yang menyerang wanita di Indonesia.

Semakin cepat kita dapat mendeteksi terjadi kanker, semakin baik pula harapan kesembuhannya. Demikian pula halnya dengan kanker payudara. Karena itu, jangan segan untuk melakukan pemeriksaan sedini mungkin. Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Karena itu, coba kenali dan pahami payudara Anda. Terdapat beberapa cara untuk melakukan pemeriksaan adanya kanker payudara. Pertama yaitu Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari). Sadari dapat dilakukan mulai usia berapapun tapi sangat dianjurkan bila usia anda sudah lebih dari 20 tahun, minimal satu kali dalam sebulan, dilakukan pada hari ke 7 sampai ke 10 dari awal mula haid, atau 3 hari setelah haid berhenti. Selanjutnya, dapat dilakukan pemeriksaan oleh tenaga kesehatan dan yang terakhir adalah pemeriksaan dengan mamografi, yaitu pemeriksaan penunjang dengan X-ray pada payudara.

Bagaimana cara melakukan Sadari ?

Langkah 1

sadari1(1)sadari2

Di depan cermin, perhatikan apakah kedua payudara simetris. Perhatikan kalau ada sesuatu yang tidak biasa, seperti perubahan bentuk, perubahan warna atau bentuk yang lain dari biasanya. Selanjutnya perhatikan apakah ada perubahan pada puting, adanya kerutan, puting yang masuk ke dalam atau pengelupasan kulit. Lalu angkat kedua lengan ke atas sambil memperhatikan apakah kedua payudara tetap simetris.

sadari5sadari4

Gunakan tangan kiri untuk memeriksa payudara kanan dengan cara merabanya dan juga sebaliknya. Angkat tangan kanan, gunakan tiga atau empat jari tangan kiri untuk merasakan payudara kanan dengan teliti dan menyeluruh. Dimulai dari ujung bagian luar, tekan dengan bagian jari dalam gerakan melingkar kecil, bergerak perlahan di sekitar payudara. Anda dapat memulai pada bagian ujung payudara dan secara perlahan bergerak ke bagian putting, atau sebaliknya. Yang perlu diperhatikan adalah meraba seluruh bagian payudara, termasuk daerah ketiak. Kemudian, tekan tangan anda erat pada pinggul dan sedikit menunduk ke depan cermin ketika anda menarik punggung dan sikut ke depan.

Langkah 2

sadari6(1)

Rasakan adanya perubahan dengan cara berbaring. Letakkan bantal kecil di bawah bahu kanan, lengan kanan di bawah kepala. Periksa payudara kanan dengan tangan kiri dengan meratakan jari-jari secara mendatar untuk merasakan adanya benjolan. Periksa pula lipatan lengan, batas luar payudara, dan ke seluruh payudara.

Langkah 3

sadari7(2)

Perhatikan tanda-tanda keluarnya cairan ataupun perdarahan dari putting susu. Caranya dengan memencet putting susu dan melihat apakah ada cairan atau darah yang keluar

Langkah 4

Ulangi langkah-langkah di atas untuk memeriksan payudara kiri. Bila anda mendapati adanya kejanggalan, segeralah periksakan diri ke dokter. Lakukan langkah-langkah SaDaRi dengan rutin sekali sebulan. Dengan mengetahui gejalanya sedini mungkin, besar kemungkinan kanker payudara dapat disembuhkan.

4 Responses

  1. Wow! Thank you! I often wanted to write in my web site something like which. Can I take portion of your post to my blog?

  2. @ balasco…sure …!! Why not..you can do it..sharing is always beautiful…that’s great…!! God bless u friend…

  3. dari cerita temen, kedua puting payudara nya keluar cairan bening, padahal dia lagi ga hamil.
    mengapa bisa terjadi? trims

  4. itu mungkin saja terjadi akibat pengaruh produksi hormon yg berlebihan…untuk lebih lanjut bisa konsul ke spesialis kandungan …Trims

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: